Menjadi
perempuan suskses di karir sekaligus harus memberi perhatian pada
keluarga bukanlah hal mudah. Apalagi bagi perempuan di kota besar
seperti Jakarta dengan tingkat strees luar biasa, selain dituntut
pintar membagi waktu, perempuan wajib terus mengasah skill agar tak
ketinggalan. Memang tak mudah beralih peran dalam satu hari, dari
wanita karir di siang hari dan menjadi ibu rumah tangga di malam hari.
Namun terkadang rutinitas yang dijalani karena peran gandanya, membuat
perempuan mudah menyerah karena disebabkan suatu masalah. Entah karena
jenuh dengan pekerjaan kantor yang menumpuk, keributan kecil dengan
suami ataupun anak-anak atau mungkin kewajiban-kewajiban sehari-hari
yang terkadang dirasakan sebagai suatu paksaan.
Ya, semangat adalah kata yang tepat untuk membangkitkan rasa percaya
diri ketika jatuh atau putus asa. Karena dengan begitu anda akan merasa
ada kekuatan untuk menyelesaikan suatu masalah yang mendera, melakukan
aktifitas selalu optimis dalam segala hal.
Tak mudah memang memudahkan kata semangat tersebut dalam diri anda jika
tak ada motivasi serta keinginan yang kuat untuk kembali bangkitdari
keterpurukan. Berkutat dalam kejenuhan, berlarut-larut dalam
permasalahan tanpa mau berusaha untuk menyelesaikan dan menganggap
bahwa kewajiban sebagai satu beban adalah tindakanyang tidak bijak.
Cobalah untuk mengingat kembali asal muasal datangnya permasalahan
tersebut, kemudian introspeksi diri apa yang harus diperbaiki dan apa
yang harus di tinggalkan. Dengan begitu anda dapat menelaah titik
masalah dalam suatu permasalahan. Sebab suatu permasalahan pasti ada
jalan keluarnya, walaupun jalan itu tak seindah yang dipikirkan.
Maka tanamkan dan bawalah selalu kata 'semangat' dalam kehidupan anda
sehari-hari. Dengan begitu pencapaian cita-cita yang anda kejar akan
terwujud dan selalu termotivasi merintis permasalahan sebagai batu
loncatan menuju kesuksesan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar